Sunday, September 05, 2010
logo_gapeksindo_02
logo_gapeksindo_hut_ke_8
image image
Berita Latest Jery Manafe Pimpin Gapeksindo NTT


 Jery menang dengan perolehan 26 suara, mengungguli dua rekan lainnya, yakni Riven Pellokila empat suara dan Dicky Budianto, satu suara. Musda ini diikuti sembilan DPC dan berhak memberikan suara sebanyak 31 orang, tidak termasuk pengurus DPD.


Musda II Gapeksindo NTT dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon Foenay, M.Si. Hadir Sekjen DPP Gapeksindo, H. Rusli Patra, Wakil Bupati Kupang, Drs. Ruben Funay, Ketua Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) NTT, Ir. Piet Djami Rebo, dan Ketua Gapensi, Alex Ena serta undangan lainnya.

Saat memberikan sambutan, Wagub NTT, Esthon Foenay mengatakan, dalam mengerjakan proyek, kontraktor harus memperhatikan mutu pekerjaan. Sebab, lanjutnya, hal itu menunjukkan jati diri kontraktor tersebut.

Esthon berharap agar seluruh anggota Gapeksindo mampu memperlihatkan kinerja yang optimal, demi kepentingan masyarakat. "Untuk mendapatkan mutu pekerjaan yang baik, kontraktor harus bisa memilahkan pembangunan pelayanan umum dan pembangunan rumah tinggal," tandasnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT memberi perhatian penuh kepada masyarakat termasuk kontraktor. Pemerintah juga akan memberdayakan kontraktor lokal dalam membangun daerah ini.

Menurut Esthon, selama ini pelaksanaan pembangunan di NTT dimonopoli oleh PTAdhi Karya. Pada tahun 2009 ini, Pemprop NTT tidak akan memberikan proyek kepada perusahaan itu lagi. Soalnya banyak proyek yang ditanganinya terbengkalai.

Di tempat yang sama, Sekjen DPP Gapeksindo, Rusli Patra, merasa bangga dengan kehadiran Gapeksindo di NTT. Lembaga itu pasti bisa memberikan kontribusi dalam mempercepat laju pembangunan daerah ini.

Ia juga berharap agar ada kerja sama antara asosiasi untuk membangun daerah ini. Anggota setiap asosiasi juga diharapkan untuk menunjukan jati diri dan kualitas pekerjaan, agar apa yang dihasilkan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ketua Gapeksindo NTT. Jery Manafe, mengatakan, Gapeksindo lahir melalui suatu tantangan besar. Awalnya masyarakat menilai bahwa Gapeksindo itu ilegal.

Namun tantangan itu perlahan-lahan ditepis berkat kerja keras anggota yang saat ini mencapai 1.000 rekanan. "Semua rekanan telah nenunjukan kinerja dan kualitas pekerjaan yang bagus. Makanya, organisasi ini terus eksis hingga sekarang.

Ke depan, kami selalu berusaha agar Gapeksindo semakin mandiri dan profesional," katanya. (*) 

 

 

AGENDA 2010

OKT 2010:
MUNASSUS

KANTOR PUSAT

Jl. Minangkabau No. 35 F Manggarai
Jakarta-Selatan 12970

Telp : (021) 837-87-219
Fax : (021) 837-87-218

email : info@gapeksindo.co.id